Berkas P21, Empat Terdakwa Kasus Pemalsuan Dokumen BOP Annuqayah Siap Disidang

    Berkas P21, Empat Terdakwa Kasus Pemalsuan Dokumen BOP Annuqayah Siap Disidang

    SUMENEP - Kejaksaan Negeri Sumenep menahan empat orang terdakwa kasus pemalsuan dokumen Biaya Operasional Pendidikan (BOP) Annuqayah Daerah Lubangsa Guluk-guluk yang terjadi pada tahun 2021 lalu.

    Empat terdawa tersebut adalah Haitum Bin Juri (49) Desa Sentol, Pragaan, Sumenep, dan sedangkan Jamaluddin Bin Abdurrahman (40) warga asal Desa Kartagenna Tengah Kecamatan Kadur, Pamekasan, Amir Hamzah Bin Sawi (40) warga Desa Panaguan, Kecamatan Larangan, Pamekasan dan Ach. Faidi Bin Muzanni (34) asal Pamekasan.

    WARTAHAJI.COM
    market.biz.id WARTAHAJI.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Trimo, SH.MH mengatakan, sebelum dilakukan penahanan terhadap empat terdawa yakni, Haitum, warga Sumenep, sedangkan Jamaluddin, Amir Hamzah, Achmad Faidi, merupakan warga Kabupaten Pamekasan, sempat diperiksa oleh penyidik.

    WARTASOSIAL.COM
    market.biz.id WARTASOSIAL.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    "Empat terdakwa kasus pemalsuan dokumen BOP ponpes Annuqayah Guluk-guluk sejak Kamis (9/6/2022) dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan untuk kepentingan pemeriksaan oleh oleh penyidik di Rumah Tahanan (Rutan) Sumenep, " kata Trimo, SH.MH dalam keterangannya, Kamis (9/6/2022).

    Lebih lanjut dia mengungkapkan, alasan penahanan oleh penyidik dilakukan guna mempermudah proses penyidikan. Selain itu, penahanan dilakukan agar empat terdakwa tidak melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.

    Black Coffee
    market.biz.id Black Coffee
    18% Rp 4.500
    Beli sekarang!

    “Untuk mempermudah penyidikan, agar tidak melarikan diri, maupun menghilangkan barang bukti, " terangnya.

    MAGZ.CO.ID
    market.biz.id MAGZ.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Ia juga menyampaikan modus dari masing - masing empat terdakwa melakukan pemalsuan dokumen BOP Annuqayah untuk kepentingan dan keuntungan secara pribadi.

    Berselang hanya tiga hari, seluruh kelengkapan formil dan materil berkas perkara telah terpenuhi dan lengkap atau P21 sejak pada 6 Juni 2022, akhirnya empat terdakwa ditahan. Dengan demikian, ke empat terdakwa akan segera di sidang.

    Ke empat tersangka, Haitum, Jamaluddin, Amir Hamzah, dan Achmad Faidi yang telah ditahan dijerat dengan pasal 266 ayat 5, pasal 55 ayat 1, dan pasal 263 ayat 1 tentang pemalsuan data atau dokumen dengan ancaman di atas 5 tahun kurang penjara. (Jon)

    SUMENEP
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Resmikan Penguatan Struktur Korbrimob Polri,...

    Artikel Berikutnya

    Cara Unik Polantas Polres Tanjung Perak...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Ayu Amalia verified

    Calvin Maruli

    Calvin Maruli verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Nov 8, 2020

    Suharyadi

    Suharyadi verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Nov 9, 2020

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 831

    Registered: Nov 18, 2020

    Udin Komarudin

    Udin Komarudin verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 6

    Registered: Dec 12, 2020

    Profle

    Ayu Amalia verified

    Rekomendasi

    Pengelolaan Absensi Manual vs Pengelolaan Absensi Online Berbasis Web dan Mobile, Mana yang Cocok bagi Perusahaan?
    Wakapolri Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Kostoeri 
    Polisi Peduli,Balita Kelainan Jantung Mendapat Bantuan Sosial dari Polres Bojonegoro
    Wujudkan Pimpinan Polri Presisi, Kapolresta Mojokerto Buka KKP Sespimmen Pokjar 10
    Sespimmen Dikreg 62 KKP di Polresta Mojokerto

    Ikuti Kami